Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta
admin, 08 Agustus 2018 Pemerintah Kota Yogyakarta Bagikan Pengalaman tentang Penggunaan Big Data di ICSC 2018
berita

Big data berpotensi untuk membentuk kebijakan publik yang lebih berkualitas. Meskipun demikian, pemanfaatannya melahirkan berbagai tantangan yang harus dipecahkan oleh para pengguna data seperti pemerintah Daerah. Kendala utama terkait penggunaan big data diantaranya adalah mengubah budaya dan pola pikir aparat pemerintah dan masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur dan fasilitas pada dasarnya bisa diusahakan secara otimal. Namun, mengubah mindset baik dari rekan-rekan pegawai maupun warga terkait pentingnya data, itu menjadi tugas yang sangat besar,”  Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Yogyakarta Trihastono saat menjadi pembicara dalam diskusi panel sebagai bagian dari kegiatan International Conference and Summer Course (ICSC) 2018.

Selain itu, Ia juga menyebut Pemerintah harus menjawab tantangan terkait proses integrasi dan analisis data. “Silaturahmi data menjadi sangat penting apabila ingin menghasilkan kebijakan yang bermanfaat,” imbuhnya.

Trihastono menjelaskan, Pemanfaatan Big Data merupakan salah satu kunci penting dalam implementasi konsep smart city yang akan membantu Pemerintah Daerah mengelola kota secara lebih efektif dan efisien.

Pada awal tahun 2018, sambungnya, Pemerintah Kota Yogyakarta terpilih sebagai salah satu daerah yang mendapatkan pendampingan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia untuk mewujudkan program Gerakan Menuju 100 Smart City.

Ia menambahkan, penggunaan big data dan perwujudan kota cerdas atau smart city bukan lagi pilihan tetapi merupakan keharusan apabila Pemerintah Daerah ingin maju dan dapat menjawab kebutuhan warganya.

Big data dan kebijakan publik merupakan salah satu topik yang dibahas dalam perhelatan akademis International Conference and Summer Course 2018 (ICSC 2018).

Mengangkat tema “Population and Public Policy in Disrupted World”, kegiatan yang digelar oleh Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ini diikuti oleh 200 peserta dari berbagai negara seperti Malaysia, Thailand, India, dan Australia.

Selain Pemerintah Kota Yogyakarta, seminar ini juga menghadirkan praktisi, akademisi, dan pembicara berskala internasional seperti Profesor Dr. Ben White dari Erasmus University Rotterdamdan Profesor Rebecca Surrender, P.hD dari Oxford University.



Tinggalkan Komentar


Daftar Komentar

Search
Polling
Hasil Polling
Sangat Bermanfaat3.31%
Cukup Bermanfaat33.99%
Bermanfaat0.74%
Kurang Bermanfaat1.66%
Statistik Pengunjung
Hari Ini 98 Kemarin 398 Bulan Ini 704 Tahun Ini 13118 Total Pengunjung 167182
Agenda Rapat
Rabu / 03 Maret 2021
07:30 ~ 15:00
Zoom Meeting 7

Rabu / 03 Maret 2021
08:00 ~ 11:30
Ruang Riset Teknologi (Kominfo Lt. 2)

Rabu / 03 Maret 2021
09:00 ~ 14:00
ZOOM Meeting

Rabu / 03 Maret 2021
09:00 ~ 14:00
Zoom Meeting 8

Rabu / 03 Maret 2021
09:00 ~ 12:00
Zoom Meeting 5


Rabu / 03 Maret 2021
10:00 ~ 13:00
Zoom Meeting 6

Rabu / 03 Maret 2021
11:30 ~ 12:00
Ruang Rapat Dinas Kominfo (Kominfo Lt.1)

Rabu / 03 Maret 2021
13:00 ~ 15:00
Zoom Meeting 5

Kamis / 04 Maret 2021
07:30 ~ 11:30
ZOOM Meeting

Kamis / 04 Maret 2021
07:30 ~ 13:30
Zoom Meeting 6

Kamis / 04 Maret 2021
08:30 ~ 15:00
Zoom Meeting 5

Kamis / 04 Maret 2021
09:00 ~ 11:00
Zoom Meeting 7

Kamis / 04 Maret 2021
09:00 ~ 12:30
Zoom Meeting 8

Kamis / 04 Maret 2021
13:00 ~ 15:30
Ruang Riset Teknologi (Kominfo Lt. 2)


Jumat / 05 Maret 2021
08:30 ~ 12:00
ZOOM Meeting

Jumat / 05 Maret 2021
09:00 ~ 11:00
Zoom Meeting 5

Senin / 08 Maret 2021
08:00 ~ 15:00
Zoom Meeting 5

Selasa / 09 Maret 2021
10:00 ~ 13:00
Zoom Meeting 5

Rabu / 10 Maret 2021
10:00 ~ 13:00
Zoom Meeting 5

Kamis / 18 Maret 2021
08:00 ~ 17:00
Zoom Meeting 6

Selasa / 23 Maret 2021
07:30 ~ 15:00
Zoom Meeting 7

Video Youtube

Link Terkait